MEMOTIVASI DAN TERUS MENCARI JATI DIRI

Indonesia dan Atlantis

10.01 |

JAS MERAH - Jangan sekali - kali Melupakan Sejarah, itu kata bung Karno.


"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (al hasyr : 18)
"Untuk menghancurkan suatu bangsa yang besar, tidak perlu bala tentara yang besar, tapi cukup buatlah lupa mereka akan sejarah kebesaran bangsa mereka" (pepatah cina)

Itu lah beberapa cuplikan tentang pentingnya sejarah. Cukup menarik diangkat, mengingat bangsa ini sudah mulai banyak melupakan sejarahnya. Berapa banyak pemuda yang masih tertarik  mempelajari atau sekedar peduli dengan sejarah Nusantara? Sejarah Nusantara dari jaman masih manusia purba dengan budaya megalitikumnya, lalu kerajaan - kerajaan yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara, sampai era tercapainya kemerdekaan dan berjalannya pembangunan di negeri ini.
Seberapa sering generasi kita menengok sejarah dibandingkan memelototi boyband, girlband di TV? atau termenung galau sambil update facebook, atau berburu update status facebook / twitter selebritis terbaru, dibandingkan mengingat besarnya sejarah bangsa kita? 

Kapan kita mengingat ambisi besar sumpah palapa gajah mada sang mahapatih majapahit untuk mempersatukan Nusantara? lebih jauh sedikit, kita ingat prabu Kertangegara dari Singosari memulai misi pemersatu Nusantara, dengan ekspedisi pamalayu? Lalu lebih jauh ke depan, ada sumpah pemuda, untuk mempersatukan gerakan pemuda yang meskipun berbeda organisasi, tapi 1 visi, memperjuangkan kemerdekaan?
Sebaliknya, sejarah kita juga pernah mencatat perpecahan. Pemberontakan kediri pada Singosari, pemberontakan adipati - adipati di jaman majapahit,  atau pemberontakan DI TII, PKI, di jaman bung Karno adalah beberapa contoh.
Tidak kah kita bisa memakai sejarah untuk memperbaiki bangsa ini? Cukup jelas, untuk mencapai cita - cita bangsa, mencapai kejayaan, diperlukan persatuan, Sementara perpecahan hanya akan mendatangkan kekacauan.Rukun agawe sentosa crah agawe bubrah.
Tapi di jaman ini, rupanya generasi muda kita lebih memilih melupakan sejarah, melupakan jati dir bangsa, dan mengambil budaya luar untuk diadopsi. Mereka lebih memilih tawuran, egoisme, individualis, kebebasan berekspresi tanpa dasar agama & iman. 
Jika kita sudah lupa akan sejarah, maka kita sudah bukan bangsa besar lagi. Tidak perlu menyalahkan pejabat pemerintah yang korup & tidak amanah saja, karena para pemuda pun punya andil membuat kemunduran pada bangsa ini. 
Tidak perlu kita marah-marah budaya bangsa kita diklaim negara tetangga, karena pemuda kita toh sibuk meniru budaya luar seperti lady gaga, boyband asia timur, dance, bahkan model lawak stand up comedy amerika menggeser komedi asli macam ludruk dan ketoprak. 
Jika atlantis dikenal sebagai benua yang hilang tapi selalu diingat, Indonesia adalah negara yg masih ada tapi melupakan dirinya sendiri


Taurus In Motivation

0 komentar:

Poskan Komentar