MEMOTIVASI DAN TERUS MENCARI JATI DIRI

Mengapa tidak ada training korupsi?

03.04 | , ,


Setitik harapan
Kenyataannya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat korupsi rangking atas. Padahal tidak ada training korupsi. Bagaimana bisa? 
Alkisah, Budi, seorang anak SD, terpesona ketika mendengar temannya mengatakan “Kata bapakku, Indonesia itu ranking pertama tingkat korupsinya”. “Wah begitu ya,” pikir Budi. Menarik nih, sepak bola Indonesia kalah melulu. Bulu tangkis sering tersingkir oleh Cina. Dari pada sepak bola atau bulu tangkis, mending aku milih korupsi saja. Alhasil, Budi bertanya dan mencari training korupsi. Dan kita tahu hasilnya…..
Mengapa training korupsi tidak ada tapi kita bisa rangking atas dalam hal korupsi? Bagaimana para pelaku korupsi mempelajari teknik-teknik korupsi? Apakah mereka belajar secara otodidak melalui kitab-kitab suci kaum koruptor?
Bandingkan sekarang dengan isu atau topik lain. Berapa banyak dana dikucurkan untuk mendidik dan mengubah perilaku PNS? Berapa banyak dana dikucurkan perusahaan untuk melatih para karyawannya tentang budaya perusahaan? Hasilnya? Yah meski harus diakui ada perubahan, tapi tidak pernah jadi rangking atas dunia kan?
Mengapa tidak ada training korupsi? Belajar tidak pernah secara individual. Belajar bersifat sosial. Bahkan training tidak efektif bila jejaring belajar sosial di organisasi tidak mendukung.
Bagaimana belajar sosial terjadi? Mengamati. Orang melihat praktek korupsi terjadi di sekitarnya dan menyaksikan bagaimana mereka yang korupsi justru sejahtera. Tendensi kebanyakan orang adalah mencari kenikmatan. Mereka akan tertarik mempelajari bagaimana segelintir orang bisa hidup nyaman. Awalnya mereka sekedar meniru. Tapi ketika ada pelaku korupsi tertangkap dan muncul di koran, mereka akan mempelajari mengapa tertangkap. Hasilnya, mereka menghindari cara itu dan menciptakan cara baru.
Pembelajaran korupsi terjadi dalam interaksi sosial pelaku di lapangan. Pembelajaran korupsi bersifat alami dan organis. Alami berarti belajar sebagai bagian dari kehidupan, bukan program atau kegiatan terpisah. Organis berarti tumbuh berkembang mengikuti tantangan yang dihadPembelajaran semacam itu jauh dari kekakuan dalam membaca buku teks dan teori. Pelaku korupsi bisa jadi adalah praktisi organization learning sejati.


Taurus In Motivation

0 komentar:

Poskan Komentar