MEMOTIVASI DAN TERUS MENCARI JATI DIRI

WAKTU DAN NIAT YANG TEPAT

10.28 | , , ,


Kita mungkin jarang menyadari banyak hal-hal yang seharusnya mengantarkan kita kepada keridhaanNya malah menjadi sia-sia. Bahkan malah menambah dosa pada diri kita. Selayaknya kita berpikir bagaimana caranya agar hal itu menjadi lumbung amal kita.

Pada saat kita belajar, bila niatnya tepat dan waktunya pun tepat tentu akan mudah untuk menyerap ilmu yang disampaikan guru kita. Belajar pada saat usia muda dan Niat karena Allah untuk memajukan ilmu pengetahuan. Tentu akan berbeda bila belajar saat usia tua dan niatnya pun hanya mengharap pujian manusia. Sama-sama belajar, dari guru yang sama, di tempat yang sama. Tapi yang satu dapat pahala dan yang satu dapat dosa karena riya.

Seperti saat kita menyembelih hewan. Pada waktu yang tepat dan niatnya tepat, Bila kita menyembelih hewan pada saat qurban. Niat berqurban karena perintah Allah. maka surga telah Allah janjikan untuk kita. Tapi bila menyebelih hewan pada saat ada bencana untuk sesajen agar alam tidak marah, maka neraka Allah telah menunggu karena kemusyrikan kita. Padahal sama-sama menyembelih hewan dan hewan yang sama.

Seperti halnya makan pada waktu yang tepat dan niat yang tepat. Makan disaat lapar dan berhenti sebelum kenyang akan terasa sangat nikmat. Tetapa bila makan disaat kenyang, walaupun menunya sama tentu akan sangat berbeda rasanya.

Begitu juga dengan menikah. Akan terasa sangat indah bila disaat yang tepat dan niat yang tepat. Akan berasa indah bila menikah pada saat kita siap mental, fisik dan financial. Niatnya tentu untuk menyelesaikan separuh agama karena Allah. Tetapi akan terasa sangat tersiksa bila waktunya tidak tepat dan niat pun tak tepat. Seperti menikah muda karena kecelakaan. Karena pasti kita belum siap dan niatnya hanya untuk menjaga nama baik agar tidak malu.

Karena itu jagalah niat kita hanya karena Allah. Berpikirlah kapan waktunya tepat sehingga terasa indah. Kapan waktunya tepat sehingga kita dapat masuk ke surga yang Allah janjikan. Jangan lupa apapun itu, kapan pun itu, niat kita hanya untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. Allahu’alambishaf semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar