MEMOTIVASI DAN TERUS MENCARI JATI DIRI

TAK MUNGKIN LAGI

05.05 |


Mungkinkah perasaan ini akan terus bertahan namun slalu membuat aku terluka , tapi bagaimana jika aku tak lagi memikirkanmu ? itupun bisa membuatku terluka , andaikan saja kau tahu tentang perasaanku ini sudah terlalu dalam merasuk dalam jiwaku . tak mungkin jika semudah itu aku melupakan tentangmu walau aku baru sebentar mengenalmu namun bagiku kau tetap indah.. walau ku tak pernah melihatmu , walau ku tak pernah merasakan hangatnya pelukmu ,merasakan genggaman erat dari tanganmu namun tetap ku terlalu larut dalam angan2ku bersamamu.. namun tetap saja tak bisa ku ungkapkan , ketika aku terluka , ketika aku cemburu semuanya cukup kusimpan dalam hatiku saja , walau terasa berat perasaan ini membebaniku namun apa daya ku tak mungkin ungkapkan..perasaan ini siapa yang tahu ? walaupun kau tahu akankah kamu mengerti arya..? terlalu banyak pertanyaan dalam hati yang tak bisa ku ungkapkan dan tak terjawab ..
semua berawal dari perkenalan itu , aku kira arya itu jutek orangnya ternyata aku salah . apalagi setelah aku merasa hubungan ku dengan arya semakin dekat , cukup menjadi bukti bahwa arya seorang laki2 yang sangat menyenangkan walau terkadang menyebalkan, kedekatanku dengan arya akhirnya semakin dekat bahkan hingga saat ini.. namun semua mungkin akan segera ku akhiri , setelah aku menyadari bahwa hubunganku dengan arya tak akan pernah berhasil..


                                                                  ***
hmm..kangen juga sama dia , seharian ini gak ada sms satupun dari dia , apa aku telepon aja ya ? ucapku dalam hati , hingga akhirnya aku memutuskan untuk menelpon arya..
"halloo..."
"kenapa raa ?"
"gak kenapa2 kok , gak boleh ? kalo gak boleh gak apa2 kok ar , matiin aja telepon nya.." jawabku kesal
"ngga kok , mulai deh nyebelin" ledek arya ditelepon
"wuuu..kamu tuh nyebelin dasarr.."
"hmm , lagi apa raa ? udah makan ?"
"lagi nelepon kamu , hehe . udah kok , kamu sendiri lagi apa ? udah makan jga ?"
"lagi nonton tv sambil teleponan sama kamu , udah jga kok".
lalu aku pun larut dalam perbincangan ku ditelepon dengan arya , bercanda , saling ejek tapi hal inilah yang membuat aku nyaman mengenal arya ..
"raa .. arya sayang kamu..." ucap arya yang membuat aku sangat bahagia saat itu
"aku juga sayang kamu arya.." jawabku malu2
akhirnya telepon pun terputus pun , keesokan harinya aku pun menelpon arya kembali . begitupun seterusnya , sampai akhirnya aku benar2 jatuh cinta pada arya.. namun semua tak selalu indah sampai akhirnya aku benar2 terluka dengan ucapan arya ditelepon..
"hallo..."
"iya raa ada apa?"
"gak kok , cuma kangen aja gak boleh" tanyaku
"oh . iya boleh kok raa.. marah2 terus nii , gak asik ah" ledek arya
"biarin , masalah buat kamu!" gerutu ku pada arya ditelepon
"haha , iya deh maaf.."
namun saat itu ditelepon arya tak banyak bicara..
"kamu kok diem aja sih arya.. ngeselin ih !" ucapku kesal
"apa sih raa.. abisnya aku bingung mau ngomong apa lagi" jawab arya
"yaudah deh , kamu tidur aja . gak asik" ucapku kesal
"yaudah sih . kamu yang telepon , mau kamu tutup atau gmna juga itu terserah kamu" jawab arya
aku kesal dengan jawaban arya saat itu , sampai akhirnya aku memutuskan telepon ku saat itu , lalu aku sms arya untuk meminta maaf karena mungkin arya sudah bosan dengan semua ini..
" maafin aku ya arya , seharusnya aku sadar aku bukan siapa2 kamu , seharusnya aku juga tahu kalo hubungan ini gak akan pernah berhasil , aku akan coba untuk lupain kamu.. thanks ya buat waktu yang udah kamu kasih ke aku .. aku sayang kamu.."
lalu ku kirim sms tadi ke arya , namun tak lama kemudian arya membalas sms aku tadi..
"maksud kamu apa sih raa , kamu mau jauhin aku gtu ?" ngga arya . aku gak mau jauhin kamu , tapi apa mungkin aku harus selalu seperti ini ? aku gak mungkin bisa jauhin kamu gitu aja . kamu udah terlalu jauh masuk dalam hati aku arya , tapi apa mungkin aku akan terus bertahan dengan keadaan ini arya , aku gak sanggup.. ucapku dalam hati , hingga tak terasa aku menitikan air mata ..
"tuhan , aku menangisi seseorang yang tak pernah kukenal wajahnya , yang tak pernah kusentuh , begitu lemahnya aku tuhan , mudahnya aku jatuh cinta padanya yang tak pernah aku tahu siapa dia..."

                                                                ***
keesokan harinya..
aku kembali menelpon arya dan mencoba melupakan kejadian kemarin..
"hallo.."
"iya raa.."
"kamu lagi apa?"
aku lagi dirumah temen raa , nanti aja ya kamu telepon aku lagi" jawab arya
lalu telepon pun terputus , saat aku mau menghubunginya kembali no arya gak aktif . yasudahlah mungkin arya gak mau aku ganggu dulu gumamku dalam hati..
tiba2 handphoneku berbunyi , ada sms dari arya..
"kamu telepon aku nanti lagi aja ya raa , gak enakan soalnya sama temen2 aku"
hmh . aku hanya menghela nafas panjang , sabar .. sabar ... aku gak boleh marah2 , aku takut arya malah bilang aku lebay . mungkin disinilah yang terkadang membuat aku sedih , namun aku tak bisa mengatakannya pada siapapun , karena bagaimanapun arya bukanlah pacar aku . dia hanya orang lain namun spesial dihati aku.. , aku hanya menunggu , menunggu arya sms aku sampai akhirnya tak terasa sudah pukul 3 pagi , arya masih belum hubungin aku . sampai2 aku tertidur karena menunggu kabar dari arya..
pukul 6 pagi aku bangun dan membuka handphone ku , ada sms dari arya.
"raa kamu udah tidur ya ?" sms'y datang pukul 4 pagi tadi , tanpa berpikir panjang aku kembali menelpon arya ..
"hallo..."
"iya raa , kamu belum tidur.." tanya arya
"gak kok , aku baru bangun"
"oh , maaf ya semalem..." ucap arya
"gak apa2 kok , aku ngerti.." jawabku
namun ditelepon pagi ini aku tak banyak bicara , terlalu banyak beban dalam hati aku yang gak bisa aku ungkapin sama arya , pagi ini mungkin arya sangat kesal padaku . namun apa daya aku lemah dan tak bisa berbuat apa2 . aku hanya terdiam , lalu menangis.. padahal saat itu telepon masih tersambung..
"arya coba aja kamu tahu perasaan aku saat ini ke kamu gimana , ingin rasanya aku bilang bahwa aku cemburu , ingin rasanya aku bilang kalo aku kangen banget sama kamu.." ucapku dalam hati . lalu aku memutuskan untuk mengakhiri teleponku dengan arya saat itu..
"yaudah ya arya , kamu istirahat aja . kamu kan belum tidur" ucapku lirih
"yakin gak nyesel raa?" jawab arya
"iya yakin . yaudah yaa..."
"kok cuma gitu aja sih?" tanya arya
"hmm.. yaudah kamu tidur ya , nanti kalo kamu udah bangun dan kalo kamu sempet kamu sms aku yaa.." jawabku
tanpa ada jawaban , telepon pun terputus ..
arya .. maafin aku , aku pasti udah bikin kamu kesal dengan kejadian tadi , tapi sumpah arya aku gak bisa terus2an bohongin perasaan aku sendiri, aku gak bisa bilang kalo aku sebenarnya terluka arya , aku takut arya aku takut.. aku takut itu akan membuat kamu menjauh dari aku ..jujur arya sebenarnya aku ingin bertanya semalam kamu kemana ? sama siapa ? tapi apa hak aku disini arya ? aku bukan siapa2 kamu dan jelas aku sadar itu . maafin aku arya .. aku gak tahu sampai kapan ini akan terus bertahan . apa aku harus terus mengorbankan perasaanku sendiri.. karena aku tahu arya cepat atau lambat kamu akan lupain aku , tapi aku gak akan pernah bisa arya.. mungkin saat ini aku akan belajar untuk hidup tanpa adanya kamu..
aku akan coba untuk ngelupain kamu arya.. aku akan coba..

0 komentar:

Poskan Komentar