MEMOTIVASI DAN TERUS MENCARI JATI DIRI

Mendengarkan Lebih Baik, dari pada berbicara

22.18 | ,

mendengarkan lebih banyak daripada berbicara
Tuhan memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengarkan dua kali lebih banyak daripada berbicara. Mendengar dan mendengarkan adalah dua hal yang berbeda. Anda bisa MENDENGAR (hear) sesuatu bahkan ketika anda tidak ingin mendengarnya dan tidak mencoba untuk mendengarnya. Sedangkan MENDENGARKAN (Listening) berarti anda secara aktif mencoba untuk mendengar sesuatu.
Tips menjadi pendengar yang baik:
1. Jangan egois
Sebagian besar orang bukanlah tipekal pendengar yang baik. Ini tentu saja berhubungan dengan ego mereka yang tinggi, yang justru ingin lebih didengarkan dibanding mendengarkan. Dalam setiap perbincangan mereka sepertinya tidak tahan menunggu giliran untuk berbicara. Belajarlah menekan ego anda untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan.
2. Jangan terlalu banyak bertanya
Beberapa pertanyaan dapat berarti anda antusias dengan lawan bicara anda, namun terlalu banyak bertanya pun akhirnya menjadi tidak baik karena sepertinya anda sedang menginterogerasi lawan bicara anda, dan dapat membuat mereka menjadi tidak nyaman. Cobalah gabungkan antara pernyataan dan pertanyaan, misalkan :
- saya pun minggu lalu berakhir pekan dengan memancing bersama teman-teman kerja saya. Apakah anda suka memancing?
3. Jangan menginterupsi
Apakah yang anda rasakan jika pembicaraan anda dipotong oleh lawan bicara anda? … Ya, lawan bicara anda pun akan merasakan hal yang sama jika anda memotong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara anda menghabiskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan anda pada lawan bicara anda. Carilah keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara.

0 komentar:

Poskan Komentar